ARTIKEL
Masjid Jami At Taqwa: Saksi Bisu 400 Tahun Perjalanan Iman dan Budaya
Masjid Jami’ At Taqwa yang berdiri megah di Desa Gumelem bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga merupakan situs sejarah yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1600 Masehi. Dengan arsitektur tradisional Jawa yang masih terjaga, masjid ini menjadi bukti nyata dari penyebaran agama Islam secara damai dan terstruktur di wilayah Banjarnegara, khususnya Gumelem. Masjid ini memiliki ciri khas atap tumpang tiga dan tiang kayu jati besar yang masih asli, serta mimbar tua yang digunakan sejak zaman para wali. Di dalamnya, suasana tenang dan sakral sangat terasa, menghadirkan kedamaian bagi siapa saja yang melaksanakan ibadah maupun sekadar singgah untuk menenangkan diri. Tak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan seperti salat Jumat, pengajian, dan pendidikan agama, masjid ini juga menjadi simbol pemersatu warga. Seiring waktu, masjid ini telah melewati berbagai zaman—dari masa kerajaan, penjajahan, hingga kemerdekaan—dan tetap berdiri kokoh sebagai benteng spiritual masyarakat. Masjid Jami’ At Taqwa adalah pengingat bahwa agama dan budaya bisa bersatu, membentuk harmoni yang indah dan lestari.
Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.